Kala Rindu Menyapa

Kala Rindu Menyapa

Kompasiana.com










Sempat berkisah, namun tak nyata
Indah, namun hanya imajinasi
Semakin teringat, semakin tersesak
Terlerai indah, hanya khayalan
Sadar akan kebodohan,
Semakin gila laku
Menyalahkan semua yang tak menahu
Berujung pilu menyedihkan diri

Selalu berangan andai tak begini
Sepucuk kecewa seakan menjadi akhir
Biarkan merpati tetap terbang
Membawa rindu untuk disampaikan
Bak tukang pos,
Pengantar pesan damai

Secercah semangat melawan ego
Tentang nyaman selaras impian
Berjalan sendiri diatas garis takdir
Tetap berharap pada ilahi
Untuk menua bersama.

Oleh: R. Wahyu 
Lamonagan, 21 Desember 2019

Komentar